Global WarNing!

Global WarNing!

“Bumi semakin kacau, kerusakan alam dan bencana menjadi bagian dari hari-hari kedepan di bumi.  Hal inilah yang membuat sekelompok orang berfikir untuk mempersiapkan sebuah kehidupan baru, kehidupan yang menghindarkan mereka dari bencana besar yang mereka bayangkan akan melanda bumi, kehidupan ini mereka sebut sebagai dunia bawah.”

Sutau hal yang ironis, jika menilik kembali kehidupan manusia dengan ragam aktifitas kesehariannya dewasa kini. Segala hal yang mengelilingi kata “Global Warming” atau tantangan pemanasan global hanya menjadi semacam peringatan-peringatan semu. Dimana penyikapan terhadap kondisi alam, kerusakan serta ancaman bencana  hanya hadir dalam kata-kata. Kampanye tentang lingkungan hidup berserak dimana-mana, kepedulian terhadap pengelolaan sampah digembar-gemborkan, namun itu semua hanya sebatas ucapan mulut belaka tanpa diringi tindakan yang nyata.  Gaya hidup sehat yang ditawarkan, bukan untuk kebaikan bumi, melainkan untuk kepentingan yang menguntungkan bagi seseorang atau kelempok-kelompok tertentu.

Manusia masih bebas menabung kerusakan-kerusakan yang menjadikannya lupa akan siapa alam, siapa air, siapa tanah dan siapa udara. Manusia menjadi terlalu akrab dengan teknologi, kehidupan virtual serta kebodohan-kebodohan yang mereka tertawakan sendiri. Dan semua hal yang terkait kerusakan hanya menjadi peringatan -Warning !- yang sesekali mereka peringati.

Berawal dari diskusi AfterNuun School yang rutin diselenggarakan setiap malam Rabu, gagasan-gagasan diatas akhirnya disusun bersama menjadi sebuah naskah Pantomim “Global WarNing!”. Melalui 9 aktornya dengan di bawah arahan Sutradara Tony Kartiwa, “Global WarNing!” mencoba menyuarakan kritik terhadap perilaku manusia yang semena-mena atas bumi dan alamnya.

“Global WarNing!” merupakan produksi pantomim II Sanggar Nuun yang memakan waktu proses lebih kurang tiga bulan. Produksi Pantomim “global warNing!” dipentaskan di dua kota, Surakarta dan Yogyakarta. Pementasan produksi digelar di Teater Arena Taman Budaya Surakarta pada 10 Agustus 2009 dan  Auditorium IST Akprind Yogyakarta pada 13 Agustus 2009. 

Puisi “Perahu” Bachrum Bunyamin

Puisi “Perahu” Bachrum Bunyamin
PERAHU Bismillahi majreehaa wa mursaahaa, kulayarkan perahukuMengharungi samudra semestaMu dalam samudra semestakuBerbekal sejuta do’a dan harapan menggebuPembungkus tubuh sejak dalam kandungan ibukuBerbekal kompas bismillah yang diajarkan ayahkuDi Universitas kehidupan yang menjadi almamaterku Bismillahi majreehaa wa mursaahaa, kulayarkan perahukuMengharungi samudra semestaMu dalam samudra semestakuSetelah kutinggalkan tanah kelahirankuDi perbatasan cakrawala awal pengembaraanSetelah kutinggalkan sejerit tangisanDi pintu gerbang [...]

Puisi “Negara Kesenian Pemakluman”

Puisi “Negara Kesenian Pemakluman”
Hal yang mendetail telah hilangKritikus dianggap politikus rakusBasic seni ditelantarkanTeori adalah mitosImajinasi terpisah dari ilmu pengetahuan Mentah dan hambarWacana sebatas abstraksiKetelitian merupakan dogma kuno Hal mendetail telah hilangHubungan manusia dibalut bingkai fotoNilai luhur adalah pujian wanitaHarga diri dinilai diri sendiriTerkukung wabah pemakluman Oleh: Ading, 2019, Yogyakarta

Gerakan Islam Transnasional HTI

Gerakan Islam Transnasional HTI
Oleh: Mosses Mohamadh Gerakan Islam Transnasional tersebar dalam bentuk organisasi yang berbeda-beda dan mempunyai karakteristik yang berbeda pula. Diantara gerakan Islam yang paling Go Internasional adalah Hizbut Tahrir yang mempunyai basis politik Islam dalam perjuangannya mendirikan khilafah Islamiyah. Gerakan ini mempunyai tujuan yakni diterapkannya hukum Syariat Islam sebagai ideologi bernegara dan berkehidupan. Hizbut tahrir menolak [...]

Pengantar Produksi Sastra “Kita Kata Kota”

Pengantar Produksi Sastra “Kita Kata Kota”
Saat ini dunia sedang menampakkan wajah baru. Di mana manusia hidup di luar kesadaran dirinya, dan bergerak dalam pola kebudayaan komunikasi yang carut marut. Tidak ada lagi ruang pembatas untuk menjangkau segala kebutuhan yang kita inginkan. Segalanya melebur dalam satu kesatuan yang dapat dengan mudah kita akses melalui beragam alat buatan seperti: teknologi, yang kecerdasannya [...]

Membaca Spirit Kebudayaan Kontemporer Melalui Kacamata Jean Baudrillard

Membaca Spirit Kebudayaan Kontemporer Melalui Kacamata Jean Baudrillard
Hari ini, cara-cara baru untuk menembus realitas telah dikembangkan lebih jauh melalui teknologi yang muncul di sejumlah bidang seperti robotika, kecerdasan buatan, bioteknologi, Internet of Things, komputasi kuantum, percetakan 3D, dan kendaraan otonom. Inovasi teknologi menjadi mungkin untuk bersinggungan dengan masyarakat secara kumulatif. Batas antara manusia, mesin, dan sumber daya lainnya yang semakin konvergen melalui [...]

Puisi Musik dan Peristiwa

Puisi Musik dan Peristiwa
Tanpa musik, hidup adalah sebuah kesalahan. Orang Jerman bahkan membayangkan Tuhan sebagai penyanyi(Friedrich Nietzsche, Twilight of the Idols) Senja telah berlalu. Seperti hari-hari biasanya, tidak ada yang menarik dengan pergantian siang dan malam kecuali angin kencang yang datang dari utara. Menurut mitos ini adalah suatu pertanda bahwa sesuatu yang besar akan terjadi. Detik demi detik [...]

Puisi “Aide Memoire”

Puisi “Aide Memoire”
Bukalah jendela, di luar anginMenyiapkan pelaminan kemarauSebelum burung-burung dan daunanLuput dari nyalang pandang dukaku Catatan-catatan mengubur segala kecewaUpacara kecil hari-hari kelampauankuBukalah kerudung jiwa di siniGemakan kenangan pengembaraan sunyiJauh atau dekat, dari ruang ini Sebelum sayap-sayap derita dan kerjaPergi berlaga mendarahi bumiDan dengan gemas menyerbu kaki langit ituDi mana mengkristal rindu dendamku abadi Umbu Landu Paranggi, [...]

Nietzsche, Kritik Atas Moral

Nietzsche, Kritik Atas Moral
Moralitas merupakan salah salah satu dari sekian banyaknya diskursus di dalam filsafat yang masih relevan untuk diperdebatkan sampai hari ini. Khusus persoalan moralitas, urusan moral adalah urusan hati nurani, dan urusan hati nurani seringkali juga urusan kebaikan atau keutamaan. Moralitas dalam sejarah pemikiran manusia dianggap juru selamat bagi umat manusia dalam menjalani berkehidupan yang sempurna. [...]